"Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini".  (QS : 47:38).

Komentar

Suka Situs Ini...?

www.radiorisalah.com

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini :29
mod_vvisit_counterKemarin :179
mod_vvisit_counterMinggu ini :29
mod_vvisit_counterMinggu Lalu :988
mod_vvisit_counterBulan ini :3093
mod_vvisit_counterBulan Lalu3348
mod_vvisit_counterSemua :550895

Sedang Online: 5
IP Anda : 54.146.190.193
,
Today: Nov 23, 2014

Artikel dibaca

Content View Hits : 915609



Informasi & Registrasi : SMS : 0813-21204471 - 081-802003336 - Pin BB : 21A16470

User Rating: / 36
PoorBest 

Risalah Wanita (EPS 19)

Pada saat Nabi Ibrahim membawa Hajar dan puteranya menuju mekkah, Hajar dalam keadaan menyusui Ismail. Hingga Ibrahim menempatkan keduanya di sebuah rumah, dibawah pohon besar di dekat dimana mata air zam-zam nantinya muncul. Pada saat itu, di Mekkah tidak ada seorangpun, dan tidak pula ada air. Ibrahim meletakkan keduanya di sana dan di sisi mereka geribah yang di dalamnya terdapat kurma dan bejana yang di dalamnya terdapat air.

Setelah itu, Ibrahim berangkat dan di ikuti oleh Hajar seraya berkata, “Hai Ibrahim, ke mana engkau hendak pergi ?, apakah engkau meninggalkan kami sedang di lembah ini tidak terdapat seorang manusia pun dan tidak pula makanan apapun ?”. Yang demikian di ucapkan berkali-kali, namun Ibrahim tidak menoleh sama sekali, hingga akhirnya Hajar berkata, “Apakah Allah menyuruhmu melakukan ini?”. “Ya”, jawab Ibrahim. “Kalau begitu, kami tidak di sia-siakan”.

Setelah kepergian Nabi Ibrahim, Hajar tetap menyusui Ismail dan minum dari air yang tersedia sehingga ketika air yang ada dalam bejana itu sudah habis, maka ia dan juga puteranya merasa haus. Lalu Hajar melihat puteranya sedang dalam keadaan lemas. Kemudian ia pergi dan tidak tega melihat keadaan puteranya tersebut. Maka ia mendapatkan Shafa, merupakan bukit yang paling dekat dengannya. Lalu ia berdiri di atas bukti itu dan menghadap lembah sambil melihat-lihat, adakah orang di sana, tetapi ia tidak mendapatkan seorangpun. Setelah itu, ia turun kembali dari Shafa sehingga sampai ke tengah-tengah lembah. Hajar mengangkat bagian bawah bajunya dan kemudian berusaha keras sehingga ia berhasil melewati lembah. Lalu ia mendatangi Marwah dan berdiri di sana seraya melihat-lihat adakah orang di sana, namun ia tidak mendapat seorang pun di sana. Ia lakukan hal itu sampai tujuh kali.

Setelah mendekati Marwah, ia mendengar suara yang menyerukan “Diam”. Lalu Hajar mencari suara tersebut, hingga akhirnya ia berkata; “Aku telah mendengarmu, apakah engkau dapat memberikan bantuan ?”. Ternyata sumber suara tersebut berasal dari malaikat. Lalu malaikat itu mengais-ngais tanah hingga akhirnya muncul air. Selanjutnya, Siti Hajar pun mendatangi air tersebut dan mengisi bejananya dengan air dan kemudian menemui anaknya. Lalu malaikat berkata kepadanya, “Janganlah engkau takut di sia-siakan, karena di sini akan dibangun sebuah rumah oleh anak ini bersama dengan bapaknya, dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan keluarga-Nya”.

Singkatnya, dengan adanya mata air zam-zam tersebut, dalam waktu yang singkat, tempat tersebut menjadi satu perkampungan yang kemudian terus membesar, sampai Mekkah saat ini, Mekkah yang didatangi oleh jutaan manusia dari berbagai penjuru dunia.

Dalam kejadian ini Rasulullah bersabda ;

“ Semoga Allah memberikan rahmat kepada ibunya Ismail, seandainya ia tidak menceduk air zam-zam, niscaya air zam-zam itu hanya menjadi sumber air yang terbatas”.

Keimanan dan ketakwaan Siti Hajar dalam kisah ini diabadikan oleh Allah menjadi salah satu rukun yang wajib dilakukan dalam ibadah haji, ia adalah sa’i.

Banyak sekali hikmah yang terkandung dalam rukun sa’i dalam ibadah haji;  salah satunya adalah, dalam menikmati sebuah proses dalam kehidupan diperlukan kesabaran yang bukan berarti diam. Dengan berlarinya Hajar di antara shafa dan marwa, adalah bentuk ketakwaan yang ditunjukkan melalui satu upaya (ikhtiar) sebatas yang bisa dilakukan oleh dirinya pada sat itu.

Boleh jadi, jika kita yang dihadapkan dalam keadaan seperti itu, dalam pikiran kita, tentunya, akan sia-sia saja ia berlari kian kemari, karena pada saat itu, ia di tinggalkan di satu tempat di mana tidak ada seorangpun di sana. Artinya, kemungkinan untuk mendapatkan pertolongan, sangatlah kecil sekali apalagi untuk bertahan hidup.  Walaupun demikian, Hajar, tetap berlari kian kemari untuk mencari pertolongan.  Kejadian ini juga memberikan kesimpulan kepada kita, bahwa, Hajar sendiri tidak pernah tahu kapan dan dimana pertolongan itu akan datang. Seandainya ia tahu, pastilah ia tidak akan berlari-lari, mungkin ia akan diam saja menunggu pertolongan itu. Tetapi dalam kisah ini, ia tidak tahu kapan pertolongan itu akan datang, tetapi ia meyakini betul jika ia terus berusaha maka Allah tidak akan menyia-nyiakan hasil usaha dirinya.

Hal ini semakna dengan ayat ; “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya…”.

Bentuk ketakwaan yang bisa dilakukan oleh Siti Hajar, adalah dengan berlari-lari, tidak dengan berdo’a saja tanpa usaha lalu diam atau menangis saja meratapi nasibnya. Dan ketika ketakwaan sudah dilakukan, maka datanglah pertolongan Allah, dengan mengutus malaikatnya sebagaimana di kisahkan dalam hadits di atas.

Jalan keluar, dan rezeki yang tidak disangka-sangka adalah dua hal yang berbeda. Ada orang yang bisa mendapatkan jalan keluar dari satu masalah, tetapi tidak disertai dengan rezeki, atau ada juga orang yang diberi rezeki tetapi tidak diberi juga jalan keluar dari masalah yang di hadapi. Tetapi dalam ayat ini, keduanya didapatkan sekaligus, jalan keluar dari permasalahan, dan rezeki yang tidak disangka-sangka.

Demikianlah pertolongan Allah, pertolongan Allah bagi orang-orang yang bertakwa, dan manusia pilihan yang dijadikannya sebagai contoh bagi seluruh ummat manusia Allah pilih dari kaum wanita…

Wallahu’alam.

Lainnya..

Ghazwul Fikri

Ghazwul Fikri Oleh : Abu Muas Tardjono Disasari atau tidak, kini kaum kuffar dan munafiqin secara gencar dan sistematis berupaya keras mengeliminasi Islam supaya tidak berkembang dan berupaya pula menghancurkan Islam dari dalam. Program eliminas...

Selengkapnya

Lelaki Pilihan Allah

Risalah Wanita (EPS 24) Banyak sekali ayat-ayat Allah dan hadits Rasulullah yang mengajarkan kepada kaum wanita,  agar mereka mendapatkan laki-laki yang  Allah pilihkan untuk menjadi suami mereka. Tentunya, lelaki pilihan Allah, adalah mereka...

Selengkapnya

Kisah Maryam

Risalah Wanita (Eps 15) Surat Maryam yang tertera dalam Al Quran, merupakan bukti bahwa kaum wanita bukanlah kaum yang lemah, kaum tidak dapat dijadikan panutan. Kisah Maryam yang sekaligus merupakan nama surat dalam Al Quran ini, tentunya mengand...

Selengkapnya

Bolehkah menikah beda agama...?

Jika kita perhatikan, 'hidup bersama' atau 'kumpul kebo' pada prakteknya 'hampir tidak ada bedanya' dengan pasangan suami-istri yang sudah menikah. Hubungan secara manusia dalam konteks 'hidup bersama tanpa sebuah pernikahan' tentunya didasari oleh '...

Selengkapnya

Pemimpin dalam Islam

"Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang di pimpinnya, Seorang penguasa adalah pemimpin bagi rakyatnya dan bertanggung jawab atas mereka, seorang istri adalah pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab atasnya. Seo...

Selengkapnya

Wanita pilihan Allah

Risalah Wanita (EPS 25) Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia." (Muttafaq...

Selengkapnya

Hidup Adalah Ujian

Sekelompok Malaikat ditugaskan mengangkat Arsy, ternyata mereka tak mampu melakukannya, sampai Allah mengajarkan kalimat : ALLOHU AKBAR..!!! Dan langit pun terangkat oleh para Malaikat…!!! Maka serulah ALLOHU AKBAR, agar kita kuat menanggung beban ke...

Selengkapnya

Wanita dalam Al Quran

Risalah Wanita (Eps 4) Al Quran adalah bentuk kasih sayang Allah, yang bertjuan untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Bukan untuk membebani manusia, atau menyulitkan manusia. Para ulama sepakat, bahwa secara garis besar, Al Quran ...

Selengkapnya

Tentang Puasa

Risalah Wanita (Eps 14) Jika saja ada…, Sebuah Mall terkenal yang menjual berbagai macam produk dari mulai rumah tangga, pakaian, alat kecantikan, makanan dan minuman, memberikan diskon khusus tanpa ketentuan dan syarat belaku, bagi setiap pemb...

Selengkapnya

Komitmen

Empowering Spiritual Power: Komitmen   Dalam uraian yang lalu, kita telah sedikit membahas tentang masa yang mengantarkan perjalanan manusia melalui surat Al Ashr. Surat dalam ayat ini diakhiri dengan mereka yang mendapatkan kesuksesan yang hakiki,...

Selengkapnya

Untung Ada Saya

Masih ingatkah kita dengan “Jargon” ungkapan seorang pelawak terkenal kita yang di sela-sela pertunjukkannya sering mengucapkan kata-kata, “Untung Ada Saya?” Mudah-mudahan kata-kata yang sering dia ucapkan tersebut hanya sekadar memancing gelak tawa...

Selengkapnya

Kepanikan Zionis Israel

Kedunguan, kebebalan dan kekebalan Zionis-Israel terhadap kutukan masyarakat dunia atas kebiadabannya terhadap rakyat Palestina dan Libanon, rupanya kini bisa dibuat “paranoid” (ketakutan) oleh Randa Ghazi seorang gadis belia yang menulis novel berju...

Selengkapnya

Karakter Yahudi

Oleh: K.H. Athian Ali M. Da’i, MA Berbicara tentang karakter Bani Israil (orang-orang Yahudi), kita ketahui dalam sejarah memang orang-orang Yahudi tergolong orang yang telah banyak diberikan limpahan karunia-Nya, di antaranya telah diberikan mak...

Selengkapnya

Dia begitu Muda… Dia berani Berbicara…

Sebut saja namanya Wandy. Dia masih begitu muda, usianya mungkin belum menginjak 30 tahun. Tapi tulisan, membuat saya termenung sejenak. Saya tidak tahu apakah dia mengadopsi dari beberapa sumber… atau tulisan ini memang murni karena pemikirannya. Sa...

Selengkapnya

Nasihat Rasulullah SAW bagi kaum wanita

Risalah Wanita (EPS 28) “Aku menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir (miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. (HR. Bukhari dan Muslim) Surga dan n...

Selengkapnya

Belajar dari Alam

Risalah Wanita (EPS 26) (Mencetak anak yang sholeh) Allah memberikan alam raya ini selain untuk dinikmati, tetapi juga untuk di tafakuri, marilah kita mengambil satu pelajaran dari buah yang tumbuh… Tentunya buah yang bagus bentuknya, man...

Selengkapnya

Kiat mencetak anak yang sholeh

Pada umumnya, setiap orang tua menginginkan anak yang sholeh, anak yang memiliki kepribadian yang baik. Secara singkat, setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan anak yang sholeh :

Selengkapnya

Politik, psikotik dan neurotic

  KURSI KANG ADENG   Pilih mana? Kursi dewan atau rumah sakit jiwa. Ketika quick count direalease,  maka terkuaklah dengan cepat perhitungan yang mendekati akurat dan jelas memberi gambaran kepada rakyat.  Partai mana  yang bertengger di urut...

Selengkapnya

Wanita dlm pandangan dunia

Risalah Wanita (Eps 5) “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pa...

Selengkapnya

Ucapan dan tindakan

Perkataan dan perbuatan adalah  dua hal yang berbeda, dan keduanya merupakan juga hal yang penting untuk diperhatikan.  Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat : “Wahai orang-orang beriman, mengapa engkau mengatakan apa yang  tidak engkau laku...

Selengkapnya

Taubat dan cobaan ..

Mencoba sharing sesuai dengan pertanyaan salah satu sahabat di forum majelis ta’lim Al Ashr di FB, tentang, “Mengapa jika kita hendak bertaubat, banyak sekali cobaan yang kita hadapi”. Marilah kita mulai dulu dari pengertian kata taubat. Taubat berm...

Selengkapnya

Haji, Jihadnya kaum wanita

Risalah Wanita (EPS 18) Setiap orang tentunya akan senang jika ia diperlakukan dengan perlakuan yang khusus, atau spesial. Biasanya, satu bentuk perlakuan khusus sangat berkaitan erat dengan jabatan, atau kedudukan seseorang, semakin penting ke...

Selengkapnya

Tentang Do'a (Bag 2)

Apakah do'a orang kafir di kabulkan...? "Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa) nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?"(Q...

Selengkapnya

Fenomena Syirik

Fenomena Syirik   Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepada-Ku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit? Bawalah ...

Selengkapnya

More in: Inspirasi

-
+
9

Video Jalan Inspirasi..